(Diskominfo/Bag.Humas
Subang)
Untuk memaksimalkan hasil panen dan antisipasi serta solusi
serangan hama, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Subang mengupayakan sistem
penanaman sawah dengan padi-padi-palawija. Upaya tersebut kemudian dirumuskan
bersama Bupati Subang, Eep Hidayat di Kantor Desa Gunungsari Pagaden Subang,
Selasa (3/8).
Pola tanam padi - padi - palawija dilaksanakan bersama petani di Desa Gunungsari pada lahan direncanakan seluas 145 hektar. Penerapan pola tanam bekerja sama dengan BPR Subang. Pihak Pemerintah Kabupaten Subang akan memberikan bantuan subsidi dengan bunga sebesar 1% setelah kredit lunas. Bantuan tersebut dilakukan melalui BPR Subang dan Lumbung Ekonomi Desa sebagai avalis-nya. Adapun total jumlah kredit yang akan dikucurkan sebesar Rp 675 juta rupiah.
Selain antisipasi pada serangan hama, dengan diselingi tanaman palawija dinilai berpotensi untuk menambah pendapatan petani. Bupati berharap pola penanaman seperti ini dapat diikuti secara turun temurun dan menghasilkan kualitas yang baik. Sehingga selain menghasilkan kualitas baik juga bernilai pahala jariyah bagi petaninya.
Lebih lanjut Bupati berpesan kepada para petani supaya sadar membayar Zakat sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. "Kewajiban ini harus ditunaikan, sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah SWT dan bentuk rasa syukur atas nikmat yang diturunkan-Nya," ujar Bupati.
Temu wicara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Gunungsari, Camat Pagaden, Kepala Dinas Pertanian dan pejabat lainnya. (Diskominfo/Bag. Humas)
Sumber : http://subang.go.id/
Pola tanam padi - padi - palawija dilaksanakan bersama petani di Desa Gunungsari pada lahan direncanakan seluas 145 hektar. Penerapan pola tanam bekerja sama dengan BPR Subang. Pihak Pemerintah Kabupaten Subang akan memberikan bantuan subsidi dengan bunga sebesar 1% setelah kredit lunas. Bantuan tersebut dilakukan melalui BPR Subang dan Lumbung Ekonomi Desa sebagai avalis-nya. Adapun total jumlah kredit yang akan dikucurkan sebesar Rp 675 juta rupiah.
Selain antisipasi pada serangan hama, dengan diselingi tanaman palawija dinilai berpotensi untuk menambah pendapatan petani. Bupati berharap pola penanaman seperti ini dapat diikuti secara turun temurun dan menghasilkan kualitas yang baik. Sehingga selain menghasilkan kualitas baik juga bernilai pahala jariyah bagi petaninya.
Lebih lanjut Bupati berpesan kepada para petani supaya sadar membayar Zakat sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. "Kewajiban ini harus ditunaikan, sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah SWT dan bentuk rasa syukur atas nikmat yang diturunkan-Nya," ujar Bupati.
Temu wicara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Gunungsari, Camat Pagaden, Kepala Dinas Pertanian dan pejabat lainnya. (Diskominfo/Bag. Humas)
Sumber : http://subang.go.id/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar